real
		time web analytics
Persentase Investor Kids Zaman Now di Pasar Modal Naik, Kamu Salah Satunya?

TOP CAREER – Kata siapa pelaku investasi di pasar modal cenderung orang-orang tua? Buktinya dari satu juta investor yang ada di pasar modal Indonesia saat ini, 26,24 persennya berasal dari dominasi kids zaman now yakni range usia 21-30 tahun.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan menilai pemicu peningkatan tersebut dikarenakan karena keterjangkauan besaran investasi yang ditawarkan saat ini.

"Sebenarnya kan persepsi kita saja selama ini yang keliru kalau berinvestasi (di pasar modal) perlu dana yang besar. Padahal sekarang kita tahu banyak broker, perusahaan sekuritas, manajer investasi yang memungkinkan untuk seorang investor baru mulai investasi Rp100.000 di reksadana atau beli saham. Jadi sangat terjangkau," ujar Nicky di Gedung BEI, beberapa waktu lalu.

Lanjut dia, dengan harga yang terjangkau itu maka sangat dimungkinkan untuk kids zaman now, baik yang baru mulai bekerja atau bahkan mahasiswa tingkat akhir sekalipun, mampu menyisihkan uang bulanannya untuk membeli reksadana ataupun saham.

"Kalau pun 1 lot, harga saham per lembar Rp5.000, harga 1 lotnya jadi Rp500.000. Kalau segitu kan masih terjangkau, kids zaman now kan duitnya juga kan banyak juga," kelakarnya.

Nicky mengatakan minat anak muda untuk berinvestasi baik saham atau reksadana relatif sama. Menurutnya hal itu terlihat dari jumlah penambahan investor dalam dua tahun terakhir.

Tren aktifnya anak muda di pasar modal juga dinilai Nicky terlihat dari tingkat transaksi yang 60 persen berada di online trading. Menurutnya hal ini menunjukkan kids zaman now cukup berperan besar dalam frekuensi transaksi pasar modal.

Ia menyebutkan tahun ini terjadi peningkatan transaksi yang mencapai 104.000 per bulan, lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang sebesar 78.000 transaksi per bulan.

Kendati didominasi anak muda, namun secara nilai transaksi Nicky menyatakan masih didominasi oleh investor dengan usia mapan.

Adapun menurut Nicky, pertumbuhan keterlibatan kids zaman now di pasar modal Indonesia diantaranya dipengaruhi oleh kegiatan sosialisasi 'Yuk Nabung Saham' yang dicanangkan BEI kepada masyarakat untuk mengenalkan dan menanamkan dananya di pasar modal.