real
		time web analytics
Kenapa Broker Saham Masih Jadi Rebutan Perusahaan

TOP CAREER – Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio belum lama ini mengungkapkan bahwa Indonesia masih kekurangan broker, padahal kondisi pasar modal tengah dalam tren positif. Alhasil, permintaan terhadap profesi tersebut turut kian terdongkrak.  

Kebanyakan orang biasanya lebih mengenal broker atau pialang ketimbang WPPE (Wakil Perantara Pedagang Efek). Bagi yang belum familiar, WPPE adalah pihak yang yang melakukan kegiatan usaha jual beli Efek untuk kepentingan sendiri atau pihak lain. Efek yang diperjualbelikan dapat berupa saham, obligasi, reksadana atau produk derivatif lainnya.

WPPE merupakan perantara yang menghubungkan Investor dengan sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia agar Investor dapat melakukan perdagangan Efek khususnya saham di Bursa. WPPE ini dapat berupa perusahaan efek maupun individu.

Namun untuk individu harus bekerja pada satu perusahaan efek, jika individu tersebut tidak bekerja pada perusahaan efek selama dua tahun lebih maka izin WPPE-nya akan dicabut.

Sebagai perantara yang hubungannya dekat dengan investor, WPPE wajib memiliki kualitas dan pengetahuan yang cukup tentang dunia pasar modal terutama yang berhubungan dengan penjualan efek seperti saham.

Jika WPPE itu melakukan pelanggaran seperti penipuan kepada investor, maka izinnya dapat segera dicabut dan pihak tersebut akan mendapat reputasi buruk di dunia pasar modal.

Seorang WPPE harus melewati proses ketat untuk mengantongi lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, dia harus pintar membaca peluang investasi di pasar keuangan untuk ditawarkan ke nasabahnya, seperti produk saham, obligasi dan reksa dana, misalnya.

Profesi di Pasar Modal yang wajib memiliki izin WPPE biasanya seperti sales perusahaan efek yang bertugas untuk melanjutkan perintah order jual beli dari investor dan memasukannya ke dalam sistem perdagangan efek di bursa. 

Bicara order jual dan beli, dibeberapa perusahaan sekuritas menerapkan sistem komisi bagi WPPE-nya. Besaran komisinya variatif tergantung dari kemampuan dan pengalaman si WPPE. Salah seorang WPPE yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengungkapkan kepada TopCareer.id  bahwa dirinya bisa meraup komisi puluhan juta rupiah per bulan.