real
		time web analytics
Indonesia Kekurangan Broker Pasar Modal

TOP CAREER – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio bilang kalau Indonesia masih butuh banyak broker.

Menurut Tito, saat ini Indonesia baru punya 3.000 broker yang bekerja di perusahaan sekuritas. Jumlah itu masih jauh dari ideal mengingat jumlah investor aktif di pasar modal mengalami peningkatan. Memasuki awal 2018, jumlah investor pasar modal di Tanah Air sudah menyentuh angka satu juta investor.

"Kalau jumlah broker bertambah minimum 5.000 saja, investor aktif bisa meningkat dari 40.000 jadi 50.000-60.000 per hari," kata Tito saat ditemui di Gedung BEI, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut ia menilai bahwa tren kemunculan berbagai aplikasi perdagangan saham tak lantas mengancam profesi broker. Sebab tak sedikit jumlah investor domestik yang lebih mempercayai informasi dari broker.

"Kebiasaan investor di Indonesia itu masih sangat mengandalkan informasi dari broker. Untuk itu, perusahaan sekuritas perlu melakukan penambahan jumlah broker di perusahaan mereka," ujar Tito.