real
		time web analytics
Intip Kerjaan Program Director Radio

TOP CAREER -  Pelaku industri radio mengklaim mereka punya ‘kelebihan’ lain yang tidak dimiliki profesi-profesi lainnya. Jika nantinya mereka ingin melebarkan karier di luar dunia radio, mereka merasa punya modal lebih unggul. Salah satu profesi yang ada di radio adalah sebagai Program Director (PD). Apa saja tugasnya.

Sis Costello, Program Director (PD) Mustang menjelaskan tugas utama PD adalah bertanggung jawab atas running program di radio. Misalnya ada program yang tidak naik, atau iklan yang tidak sesuai jam tayang, mengatur penyiar menjadi sebagian peran dari seorang PD di sebuah radio. Karena beragam tugas dan tanggung jawab itulah, posisi PD di sebuah radio menjadi sangat vital.

“Satu radio bisa terdengar bagus atau tidak dikendalikan oleh PD. PD yang bertanggung jawab atas penyiar yang tidak datang. Dia yang harus cari pengganti penyiar itu. Atau misalnya ada program yang baru diluncurkan program itu sukses atau tidak dia yang bertanggung jawab. PD juga bertanggung jawab atas event tahunan. Yang harus diruntuhkan ada tidak. Tidak hanya dianalisis oleh pasar, tapi juga ada analisis dari Nielsens. Dari situ kelihatan peringkat tiap program radio itu sendiri. Setiap program naik turun akan kelihatan. Dari situ PD akan menganalisis program itu layak diteruskan atau tidak selain survei internal,” tutur Sis kepada TopCareer.id.

Selain itu tugas PD lainnya adalah menjadi partner kerja dari tim marketing atau sales. PD harus bisa menjelaskan kepada klien ketika sales melakukan selling presentasi dengan klien. Karena bisa saja sales atau marketing belum menguasai suatu program. Jika terjadi demikian PD harus membantu menjelaskan kepada klien. Ketika nantinya ada feedback atau request by client, maka PD akan berdiskusi dengan tim kreatif dari radio yang bersangkutan untuk membuat suatu penawaran program yang diinginkan oleh si klien. Program bisa bentuk on air atau off air.

“Kalau on air bentuknya bisa dalam talk show, kuis, atau sponsor acara. Dan kalau off air biasanya dalam bentuk aktivitas. Misalnya satu produk akan meluncurkan produk baru. maka PD juga yang bantu memberikan masukannya. PD create programnya. Misalnya roadshow kampus dalam bentuk edukasi. Contoh Mustang Academy, disana ada penjelasan soal manajemen radio. Nanti disana produk itu bisa pula promosi,” ujarnya.  

Terkait dengan jenjang karier, PD biasanya membawahi bagian koordinator off air, koordinator kreatif yang sekarang di Mustang menjadi produser, penyiar, traffic, music director (MD), dan tim produksi. Ke semuanya melakukan dan bertanggung jawab untuk report ke PD. Adapun sebelum menjadi PD, Sis sebelumnya sempat menempati posisi di divisi event, public relation (PR), dan divisi kreatif.

“Tidak ada syarat khusus buat PD. Jadi ya kreatif saja. PD berat tanggung jawabnya harus 24 jam siap. Email harus buka terus. Monitor lagu iklan kalau mati harus dengerin radio terus. Kalau target menurun ya tanggung jawab PD,” tegas Sis yang termasuk orang lama di Mustang.

Ketika disinggung tentang suka duka kerja di radio, Sis mengatakan kalau dirinya sangat enjoy. “Kerja di radio asyik, tidak membosankan, menyenangkan bisa bertemu banyak orang. Untuk menempuh jenjang karier potensinya besar. Buktinya banyak orang-orang sukses langkah awal dari radio. Misalnya orang-orang yang sempat bersama Mustang. Contohnya Farhan, Novita Angie, Ari Untung, Bedu, Rico Ceper, Shena Indonesian Idol, Eno Netral. Orang-orang yang mau masuk dunia entertainment dari radio selain dari Mustang kaya Indra Bekti, Ruben. Karena terbiasa ngomong ya mungkin jadi bisa diperhitungkan kalau masuk ke dunia entertainment. Ada faktor yang diperhitungkanlah.”  

Sis mengatakan bahwa tiap pekerja radio dituntut kreatif dan memiliki identitas yang khas, termasuk PD. Sebab itu menjadi modal utama dalam merebut jumlah pendengar dan iklan yang kian terbatas.

“Kue iklan di radio itu kecil dibanding dengan televisi apalagi ada media online. Jadi mereka ngambil porsi lumayan banyak. Ada juga radio online, mereka ambil porsi lumayan banyak. Untuk antisipasi ya kami bersaing untuk kreatif. Kami ke depankan kekreativitasan,” ujarnya.