real
		time web analytics
Ini Daftar Provinsi yang Sudah Tetapkan UMP 2018

TOP CAREER – Setelah menerima Surat Edaran (SE) dari Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) tanggal 13 Oktober 2017, pemerintah provinsi (pemprov) menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) secara serentak pada 1 November 2017.  

Sebagai ibu kota negara, penetapan UMP DKI Jakarta kemudian menjadi sorotan. Setelah melalui proses alot, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan UMP Jakarta sebesar Rp3.648.035, sesuai dengan ketentuan kenaikan UMP 2018 sebesar 8,71 persen dari Kemenaker. 

“Kami menetapkan UMP DKI Jakarta 2018 sebesar Rp3.648.035. Kita percaya di tengah ekonomi relatif lesu langkah ini bisa membantu buruh dan pengusaha menggerakkan roda ekonomi,” kata Anies Baswedan di Balaikota.

Tawar-menawar penetapan UMP Jakarta yang alot itu lantaran pihak buruh dan pengusaha mengajukan angka yang cukup berbeda. Di serikat pekerja menginginkan UMP di angka Rp3.917.398. Sedangkan pihak pengusaha mengajukan UMP Rp3.648.035. 

Hingga akhirnya ditetapkan sesuai dengan kenaikan UMP dari Kementerian Ketenagakerjaan. Penetapan UMP DKI Jakarta 2018 itu mengalami kenaikan dari UMP 2017 sebelumnya, yakni Rp 3.355.750.

Berbeda dengan DKI Jakarta yang menetapkan sekaligus mengumumkan UMP tepat pada 1 November. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sudah menandatangani penetapan UMP Jawa Barat sejak 30 Oktober 2017. 

Besaran UMP yang ditetapkan, yakni di angka Rp1.544.360. Sebelumnya Pemprov Jabar menetapkan UMP 2017 sebesar Rp 1.420.624. Angka UMP 2018 Jabar juga sesuai dengan ketetapan Kemenaker, yakni naik 8,71 persen. 

“UMP sudah saya tanda tangani. Disahkannya memang tanggal 1 November tapi sudah saya tanda tangani,” kata Ahmad Heryawan.

Agar nantinya tak menjadi perdebatan, Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Aher ini berharap agar pemerintah kabupatan/kota tak menetapkan Upah Minimal Kabupaten/Kota (UMK) lebih kecil dari ketetapan UMP. 

Sumatera Utara (Sumut) juga sudah menetapkan UMP sebesar Rp 2.132.188, dari sebelumnya Rp1.961.354 pada 2017. 

Banyak provinsi yang menetapkan UMP sesuai dengan penetapan Kemenaker, seperti Banten yang menetapkan UMP 2018 sebesar Rp2.099.385, sebelumnya Rp1.931.180. Dan Jawa Timur, pada 2017 Rp1.388.000 naik menjadi Rp1.508.800. Berikut daftar provinsi yang sudah menetapkan UMP 2018 berdasarkan pantauan TopCareer.id per 2 November 2017.

 

No.

Provinsi

UMP 2017 (per bulan)

UMP 2018 (per bulan)

1.

Sumatera Utara

Rp1.961.354

Rp2.132.188

2.

Riau

Rp 2.266.722

Rp2.464.154

3.

Jambi

Rp 2.063.000

Rp2.243.718

4.

Bengkulu

Rp1.730.000

Rp1.888.000

5.

Sumatera Selatan

Rp2.388.000

Rp2.595.994

6.

Lampung

Rp1.908.447

Rp2.074.673

7.

Banten

Rp1.931.180

Rp2.099.385

8.

DKI Jakarta

Rp3.355.750

Rp3.648.035

9.

Jawa Barat

Rp1.420.624

Rp1.544.360

10.

Jawa Tengah

Rp1.367.000

Rp1.486.065

11.

Yogyakarta

Rp1.337.645

Rp1.454.154

12.

Jawa Timur

Rp1.388.000

Rp1.508.800

13.

Nusa Tenggara Barat

Rp 1.631.245

Rp1.825.000

14.

Kalimantan Tengah

Rp2.222.986

Rp2.421.705

15.

Kalimantan Timur

Rp2.339.556

Rp 2.543.000

16.

Kalimantan Selatan

Rp2.258.000

Rp2.454.671

17.

Kalimantan Utara

Rp2.358.800

Rp2.559.903

18.

Sulawesi Utara

Rp2.598.000

Rp2.824.286

19.

Sulawesi Selatan

Rp2.430.000

Rp2.647.767

20.

Papua

Rp2.663.646

Rp2.895.650

 

Untuk diketahui, besaran kenaikan UMP 2018 dari Kemenaker sebesar 8,71 persen berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan tanggal 13 Oktober 2017, dengan Nomor B.337/M.NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2017 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2017.

Kenaikan tersebut sesuai dengan formula kenaikan upah minimum yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, yakni total penjumlahan dari pertumbuhan ekonomi dan inflasi. UMP 2018 bakal berlaku mulai 1 Januari 2018.